Categories
Sains

Intuisi Ternyata Bisa Dipelajari

Apa Itu Intuisi: Cara Melatih dan Mengasahnya. Intuisi juga tidak memandang Intuisi Pria maupun Intuisi Wanita. Pernahkah Anda tiba-tiba mendapat firasat bahwa sesuatu akan terjadi dan ternyata apa yang Anda rasakan atau pikirkan itu nyata terjadi? Lalu, bagaimana Intuisi bisa dipelajari? Ketika Anda mempunyai perasaan yang kuat tentang sesuatu tanpa dasar yang logis semacam itu, Anda bisa menyebutnya sebagai intuisi.

Intuisi dapat muncul dalam tiga cara: penerawangan, pendengaran, perasaan. Dalam penerawangan, Kamu seakan bisa melihat melampaui tempat dan waktu (misal, apa yang terjadi di suatu tempat tanpa Kamu berada di sana).

Lain halnya dengan cara pendengaran, Kamu mampu ‘mendengarkan’ apa yang tak terdengar secara nyata (fisik), atau mendapat sesuatu isyarat intensif dari suara-suara yang Kamu dengar.

Sedangkan melalui cara perasaan, Kamu seakan-akan dipenuhi oleh perasaan yang aneh, asing, yang Kamu sendiri tidak dapat menjelaskannya, namun Kamu ‘tahu’ sesuatu akan/sedang terjadi. Cara pandang intuisi wanita dan intuisi pria kemungkinan berbeda juga yaa.

Selama ini banyak orang percaya bahwa intuisi adalah suatu keistimewaan yang hanya ‘diberikan’ pada sejumlah orang saja. Namun penelitian modern menyatakan bahwa setiap orang memiliki intuisi. Hanya ketajaman masing-masing orang lah yang membedakan sensitivitas dan intuisi orang satu dengan orang lainnya. Pernyataan ini sekaligus menunjukkan bahwa intuisi seseorang dapat dikembangkan.

Sekarang Kamu bertanya, apa manfaatnya mengembangkan intuisi?

Kamu perlu tahu, intuisi mendorong terciptanya komunikasi yang baik.

Dengannya, pertama, Kamu menjadi lebih sensitif terhadap orang-orang di sekitarmu. Artinya, Kamu menjadi lebih paham terhadap mereka dan tahu apa yang sebaiknya diucapkan atau dilakukan sehingga tidak menyakiti mereka.

Kedua, intuisi membuat Kamu jauh lebih kreatif dari sebelumnya. Secara halus dan detil, Kamu bisa merasakan hal yang kurang atau sesuatu yang perlu ditambahkan pada sesuatu atau situasi.

Terakhir, intuisi memiliki kekuatan penyembuhan secara psikis. Kamu bisa merasakan energi-energi negatif yang terkubur dalam dirimu, dan karenanya lebih cepat melakukan pembasmian atau penyembuhan sebelum energi itu muncul dan merusak.

Nah, bagi Kamu yang ingin mengembangkan intuisi dan memetik manfaat darinya, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Kamu lakukan:

1. Hipnosis

Sebelumnya, mari kita luruskan pengertian kita dulu. Masyarakat Indonesia telah salah kaprah menggunakan kata hipnotis. Hipnotis (hypnotist) adalah orang yang melakukan hipnosis (hypnosis). Jadi, mulai sekarang, kita gunakan kata yang benar, yuk.

Hipnosis tidak melulu tentang ulah pesulap atau mentalis dengan menggoyang-goyangkan bandul atau menyulut api dan membuat orang menceracau secara tidak sadar, seperti yang belakangan ini ramai dipraktikkan di televisi.

Kamu bisa melakukan hipnosis untuk dirimu sendiri (self-hypnosis) dengan mengucapkan mantra semacam ini setiap pagi, “Hari ini saya akan mendengar dengan seksama, mengamati lebih detil, dan merasakan dengan lebih lembut. Dan apapun yang saya pikirkan, saya katakan dan saya lakukan tak lain untuk kebaikan.”

Tentu saja, kamu dapat merumuskan kata-kata mantramu sendiri. Melalui kata-kata yang kamu ucapkan berulang ini, kamu akan dituntun untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan mantra secara intuitif, tidak sadar atau otomatis.

2. Berpikir positif!

Bebaskan dirimu dari segala kekhawatiran dengan melihat segala hal dari sisi positifnya. Dengan berpikir positif, kamu akan menarik energi-energi baik dan jernih, seperti intuisi.

3. Meditasi

Meditasi membuatmu menjadi tenang dan damai. Buang pikiran-pikiran negatif yang tak perlu, dengan demikian ada ruang bagi intuisi untuk mengisinya. Dengan hati yang tenang, kamu akan mendengar suara-suara yang jujur dan jernih yang menyampaikan pesan penting. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk meditasi, seperti mengikuti kelas yoga, relaksasi atau sekedar latihan mengatur pernafasan.

4. Lepaskan

Melepaskan berarti merelakan pikiran dan beban berat yang selama ini kamu simpan sendiri. Buang sampah-sampah pikiran yang tak perlu seperti dendam, iri dengki, kesedihan… . Sampah pikiran semacam ini hanya berputar-putar memenuhi pikiranmu dan menghalangi dirimu melihat atau mendengar suatu petunjuk yang dikirimkan intuisi.

5. Biarkan Datang dengan Alami

Kamu mungkin telah melakukan hal-hal di atas, tapi itu bukan berarti intuisi kamu langsung bekerja. Ingat, intuisi tidak muncul setiap waktu. Intuisi akan mengirimkan pesan padamu ketika dia mengetahui kamu membutuhkan peringatannya.

6. Tetap senang!

Hmm, rupanya syarat utama untuk menjadi intuitif adalah bahagia! Kebahagiaan tak ubahnya magnet yang sangat kuat, yang mampu menarik daya-daya positif termasuk intuisi. Karenanya, ingatlah selalu prinsip kepuasan dan kebahagiaan agar intuisi rajin menghampiri.

Nah, kini kamu tahu bagaimana cara melatih dan mengasah intuisimu. Banyak manfaat yang dibawanya, baik untuk dirimu sendiri maupun untuk orang lain. Banyak nyawa telah diselamatkan oleh intuisi. Bahkan pengambilan keputusan pun lebih mudah dan tepat karena bantuan intuisi. Jadi, mengapa tidak mengembangkan intuisimu mulai dari sekarang?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *